FILM DINAN PRODUKSI RUFI TAYANG DI BIOSKOP CGV FOCAL POINT MEDAN

POSTER DG UNTUK SMA ALHIKMAH

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Anak muda menjajaki banyak hal selagi muda, dunia perfilman juga didominasi kalangan anak muda yang tidak mau menyerah untuk belajar dan menerima masukan di dunia akting.

Mengingat pasar film yang juga digandrungi kaum millenial, membuat akting menjadi hoby yang membantu publisitas anak millenial tersebut famous.

Seperti halnya Farina, pemain film Dinan (Saat Cinta Pergi Tanpa Kabar) ini, menuturkan baru menyukai akting setelah banyak ikut kegiatan komunitas film Medan, belakangan ia mendapat tawaran casting dan mendapatkan peran penting di film tersebut.

Ia banyak mendapat pengalaman perfilman saat memerankan Diva di film tersebut. Ia pun medapat banyak teman, relasi, dan orang-orang sekitar yang mendukungnya.

“Kendalanya, ya sewaktu akting nangis yang harus menguras emosi. Karena film ini bercerita tentang percintaan anak muda di masa SMA, jadi harus lebih dramalah nangisnya,” tutur gadis kelahiran 16 April 1999 ini.

Sementara itu, Produser eksekutive Film Dinan, Muhammad Abrar, menuturkan mengcasting banyak anak muda untuk film bergenre drama romantis ini.

Menurutnya, pangsa pasar film yang diminati bernuansa anak muda, jadi film Dinan menyasar kaum millenial. Nantinya akan dipasarkan di bioskop lokal di Kota Medan dan pemutaran film di sekolah-sekolah.

“Nanti ada roadshow ke sekolah-sekolah juga selama Oktober, selain nonton trailer film bareng ada kegiatan sharing pembuatan film dan akting tentunya dari pemain,” katanya.

Disinggung sial kendala, ia menuturkan banyak kendala pada waktu, karena saat proses syuting sedang musim hujan, yang tadinya ditargetkan lima hari karena kendala cuaca jadi sampai dua minggu.

Kemudian, pendalaman karakter oleh pemain, karena beberapa pemain maaih sangat baru di dunia akting. Tapi hasilnya cukup memuaskan karena mereka mau belajar dan mendengarkan masukan.

“Dunia akting bagi anak muda cukup menjanjikan untuk masa depan, jadi selain terjun di dunia entertaint, ia juga mengasah percaya diri, public speaking, gestur tubuh dan psikologi karakter orang baru sehingga ia lebih siap menghadapi orang. Ya banyaklah manfaatnya,” jelasnya.(*)

Iklan